Fst.umsida.ac.id – Asisten Laboratorium Informatika Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) menggelar workshop pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam pengembangan website. Kegiatan ini menjadi sarana bagi mahasiswa Informatika untuk menambah wawasan dan keterampilan dalam memanfaatkan AI secara kreatif serta bertanggung jawab.
Workshop ini dihadiri oleh Kepala Program Studi Informatika, Dr. Ade Eviyanti S.Kom, M.Kom., laboran Informatika, Melina Atikawati, serta alumni Informatika, Rathi Puspitasari dan Alfan Indrakusuma. Kegiatan tersebut juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar langsung dari alumni yang telah memiliki pengalaman di bidang pengembangan website.
Workshop AI ASLEP FST Umsida Dukung Kompetensi Mahasiswa Informatika

Dalam sambutannya, Dr. Ade Eviyanti menyampaikan bahwa kegiatan ASLAB menjadi salah satu sarana pendukung proses akademik mahasiswa di luar perkuliahan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat menambah ilmu sekaligus mengembangkan kemampuan yang dibutuhkan di dunia kerja.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan pelatihan dan workshop perlu sejalan dengan visi Program Studi Informatika, yaitu menghasilkan lulusan profesional, unggul, inovatif, dan kompetitif dalam rekayasa perangkat lunak serta sistem cerdas.
“Pengayaan ilmu yang kalian lakukan dari semester satu sampai semester berikutnya, ketika dilakukan secara berkelanjutan, akan membantu kalian saat menentukan topik penelitian atau tugas akhir,” ujarnya.
Selain menambah pengetahuan, mahasiswa juga didorong untuk aktif mengikuti kegiatan agar memiliki pengalaman berorganisasi dan kemampuan berkomunikasi. Pengalaman tersebut dinilai penting karena mahasiswa nantinya akan bekerja sama dengan orang lain dalam sebuah tim.
Lihat juga : BEM dan BPH HIMA FST Umsida Resmi Dilantik, Siap Menjadi Wadah Aspirasi Mahasiswa
Pemanfaatan AI dalam Pengembangan Website

Materi workshop membahas pemanfaatan AI untuk membantu proses pembuatan website. Dalam sesi ini, mahasiswa dikenalkan dengan teknik menyusun prompt agar hasil yang diberikan AI sesuai dengan kebutuhan.
Pemateri menjelaskan bahwa penyusunan prompt dapat dilakukan melalui lima tahapan, yaitu input, konteks, proses, output, dan evaluasi. Tahapan tersebut membantu pengguna menyampaikan kebutuhan secara lebih jelas serta meninjau kembali hasil yang diperoleh.
Mahasiswa kemudian diajak mencoba membuat website portofolio menggunakan AI. Melalui praktik tersebut, peserta dapat melihat bagaimana perintah yang sama bisa menghasilkan tampilan website yang berbeda.
Dalam sesi ini, pemateri juga menjelaskan dasar pengembangan website, khususnya penggunaan HTML, CSS, dan JavaScript. Mahasiswa dikenalkan dengan tiga teknik penulisan CSS, yaitu inline, internal, dan external.
Penjelasan tersebut bertujuan agar mahasiswa tidak hanya menghasilkan website dengan bantuan AI, tetapi juga memahami struktur kode dan fungsi setiap bagian di dalamnya.
Bijak dalam penggunaan AI dalam kehidupan sebagai seorang mahasiswa
Dr. Ade Evyati menegaskan bahwa penggunaan AI dalam kegiatan akademik tidak perlu dihindari, tetapi harus dilakukan secara bertanggung jawab. Mahasiswa perlu memeriksa kembali hasil yang diperoleh, termasuk memastikan kebenaran referensi dan kesesuaian informasi.
“AI itu hanya bantuan yang di mana kalian sendiri yang sebagai operatornya, sebagai pilotnya,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan mahasiswa agar tidak sekadar menyalin hasil AI dan mengakuinya sebagai karya pribadi. Pemahaman terhadap proses pembuatan dan kemampuan mempertanggungjawabkan hasil menjadi hal penting dalam pengembangan karya di bidang Informatika.
Melalui workshop ini, mahasiswa diharapkan mampu memanfaatkan AI sebagai alat bantu untuk mengembangkan kreativitas, meningkatkan keterampilan teknis, serta menghasilkan karya yang sesuai dengan kebutuhan dan dapat dipertanggung jawabkan.
Penulis : Amelia
















