Fst.umsida.ac.id – Tim Pelaksana Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Himpunan Mahasiswa Agroteknologi (HIMAGRO) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) turut mendampingi kegiatan Posyandu Balita di Desa Wonosunyo, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (1/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi salah satu program penunjang PPK Ormawa HIMAGRO Umsida untuk mempererat hubungan dengan masyarakat desa mitra. Selain berfokus pada pemberdayaan ekonomi melalui pengembangan produk olahan rempah, tim juga berupaya memberikan kontribusi dalam kegiatan sosial dan kesehatan masyarakat.
Mahasiswa Bantu Pelayanan Posyandu

Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta, penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, serta pemantauan tumbuh kembang balita. Seluruh pemeriksaan dilakukan oleh kader Posyandu bersama tenaga kesehatan desa.
Anggota PPK Ormawa HIMAGRO membantu proses administrasi, mencatat hasil pemeriksaan, mengarahkan alur pelayanan, serta mendampingi para orang tua selama kegiatan berlangsung. Pembagian tugas tersebut membuat pelayanan berjalan lebih tertib, efektif, dan nyaman bagi masyarakat.
Mahasiswa juga berinteraksi dengan para ibu balita untuk mengingatkan pentingnya memperhatikan kesehatan, asupan gizi, serta tumbuh kembang anak. Kesehatan keluarga menjadi salah satu fondasi dalam menciptakan masyarakat desa yang produktif, sehat, dan mandiri.
Ketua Tim Pelaksana PPK Ormawa HIMAGRO, Zahara, mengatakan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan Posyandu merupakan bentuk komitmen untuk hadir dalam berbagai aktivitas masyarakat Desa Wonosunyo.
“Kami ingin PPK Ormawa tidak hanya dikenal melalui program pemberdayaan UMKM dan pengolahan rempah, tetapi juga melalui kepedulian terhadap kegiatan sosial dan kesehatan masyarakat,” ujarnya.
Bangun Kedekatan dengan Masyarakat
Menurut Zahara, Posyandu menjadi ruang yang tepat bagi mahasiswa untuk membangun kedekatan, kolaborasi, dan kepercayaan bersama masyarakat. Interaksi secara langsung juga membantu tim memahami kebutuhan dan kondisi sosial warga desa mitra.
“Posyandu menjadi ruang yang tepat untuk membangun kedekatan, kolaborasi, dan kepercayaan bersama warga Desa Wonosunyo,” jelasnya.
Ia berharap kehadiran mahasiswa dapat memberikan manfaat nyata sekaligus memperkuat budaya gotong royong dalam mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan.
Selama kegiatan berlangsung, para kader dan masyarakat menunjukkan antusiasme terhadap kehadiran mahasiswa. Suasana kegiatan berjalan tertib, kondusif, dan penuh semangat kebersamaan.
Kolaborasi tersebut diharapkan mendukung keberhasilan program utama PPK Ormawa HIMAGRO, yaitu pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan produk olahan rempah menjadi jamu kering siap seduh.
Tenaga Kesehatan Apresiasi Mahasiswa

Bidan Desa Wonosunyo mengapresiasi keterlibatan Tim PPK Ormawa HIMAGRO. Menurutnya, kehadiran mahasiswa memberikan dampak positif terhadap kelancaran pelayanan, terutama dalam membantu administrasi, pendataan, dan pendampingan peserta.
“Kehadiran mahasiswa menjadi energi baru bagi kegiatan Posyandu. Selain membantu meringankan tugas kader, mereka juga mampu berinteraksi dengan masyarakat secara baik sehingga pelayanan dapat berlangsung lebih tertib dan efektif,” ungkapnya.
Apresiasi serupa disampaikan salah satu kader Posyandu. Ia menilai mahasiswa mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, mulai dari registrasi hingga mengarahkan ibu dan balita selama pelayanan.
“Kami merasa sangat terbantu dengan kehadiran adik-adik mahasiswa. Semoga kerja sama ini terus terjalin karena memberikan manfaat nyata bagi kader maupun masyarakat,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, PPK Ormawa HIMAGRO Umsida menunjukkan bahwa pemberdayaan desa tidak hanya berorientasi pada peningkatan ekonomi. Program tersebut juga mencakup kesehatan, kepedulian sosial, dan partisipasi aktif masyarakat untuk mendukung terwujudnya Desa Wonosunyo yang sehat, produktif, mandiri, dan berkelanjutan.
Penulis: Annifa Umma’yah Bassiroh


















