Fst.umsida.ac.id – Himpunan Mahasiswa Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) menggelar Workshop Business Plan 2026 pada Minggu, 26 Juli 2026.
Mengusung tema “Pondasi Bisnis Tangguh: Menguasai Teknik Perancangan Terukur,” kegiatan ini bertujuan membekali mahasiswa dengan pemahaman mengenai penyusunan rencana bisnis yang sistematis dan sesuai dengan kondisi pasar.
Workshop menghadirkan Dr Wiwik Sulistyowati ST MT CRP sebagai pemateri utama. Dalam kegiatan tersebut, peserta mempelajari cara mengembangkan ide usaha, membaca peluang pasar, menentukan target konsumen, hingga menyusun strategi bisnis yang realistis.
Melalui kegiatan ini, Himpunan Mahasiswa Teknik Industri Umsida ingin mendorong mahasiswa agar tidak hanya memiliki ide bisnis, tetapi juga mampu mengubah ide tersebut menjadi perencanaan usaha yang terarah dan terukur.
Mahasiswa Belajar Membaca Peluang Pasar

Workshop dimulai pada pukul 09.00 WIB dengan rangkaian pembukaan. Setelah itu, peserta mengikuti sesi ice breaking untuk membangun suasana yang lebih aktif dan komunikatif sebelum memasuki materi utama.
Dalam pemaparannya, Dr Wiwik menjelaskan bahwa memahami pasar menjadi salah satu langkah penting sebelum seseorang menjalankan sebuah bisnis.
Peserta kemudian dikenalkan dengan konsep TAM (Total Addressable Market), SAM (Serviceable Available Market), dan SOM (Serviceable Obtainable Market).
Ketiga konsep tersebut dapat digunakan untuk membantu pelaku usaha memahami besarnya peluang pasar. Selain itu, mahasiswa dapat menentukan segmen konsumen yang mampu dijangkau secara lebih realistis.
Materi ini juga membantu peserta memahami bahwa sebuah ide bisnis tidak cukup hanya berdasarkan kreativitas. Ide tersebut perlu didukung dengan analisis mengenai kebutuhan konsumen, potensi pasar, serta kemampuan usaha dalam menjangkau target yang telah ditentukan.
Dengan memahami kondisi pasar sejak awal, mahasiswa diharapkan dapat membuat keputusan bisnis yang lebih tepat.
Business Plan Jadi Dasar Mengembangkan Ide Usaha
Selain membahas analisis pasar, peserta mempelajari berbagai tahapan dalam penyusunan business plan.
Materi dimulai dari proses mengembangkan ide usaha, menentukan target pasar, menyusun strategi bisnis, hingga membuat perencanaan usaha secara sistematis.
Dr Wiwik juga memberikan contoh studi kasus untuk membantu peserta memahami penerapan konsep tersebut dalam dunia usaha.
Melalui studi kasus, mahasiswa dapat melihat hubungan antara sebuah ide bisnis dengan berbagai aspek yang harus dipersiapkan sebelum usaha dijalankan.
Peserta juga diajak memahami bahwa business plan dapat menjadi panduan dalam menentukan arah pengembangan usaha.
Rencana bisnis yang baik dapat membantu pelaku usaha melihat peluang sekaligus memperkirakan berbagai tantangan yang mungkin muncul.
Selama penyampaian materi, peserta terlihat antusias mengikuti pembahasan. Mereka juga memperoleh kesempatan untuk mendiskusikan berbagai persoalan yang berkaitan dengan pengembangan bisnis.
Bekal Mahasiswa Hadapi Dunia Bisnis dan Industri

Setelah sesi materi, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab.
Peserta mengajukan berbagai pertanyaan mengenai penyusunan business plan, cara menentukan target pasar, hingga strategi mengembangkan sebuah usaha agar mampu bersaing.
Dr Wiwik kemudian memberikan penjelasan berdasarkan permasalahan yang disampaikan peserta. Melalui sesi tersebut, mahasiswa memperoleh gambaran yang lebih konkret mengenai penerapan perencanaan bisnis.
Workshop juga memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan pola pikir yang lebih sistematis dalam melihat peluang usaha.
Kemampuan tersebut dinilai penting karena mahasiswa Teknik Industri tidak hanya dituntut memahami proses produksi dan sistem industri. Mereka juga perlu memiliki kemampuan dalam perencanaan, analisis, pengambilan keputusan, dan pengembangan bisnis.
Sebagai bentuk apresiasi, panitia menyerahkan sertifikat dan hampers kepada Dr Wiwik atas kesediaannya berbagi pengetahuan dan pengalaman bersama peserta.
Kegiatan kemudian ditutup pada pukul 12.00 WIB dengan sesi foto bersama pemateri, peserta, dan panitia.
Melalui Workshop Business Plan 2026, mahasiswa Teknik Industri Umsida diharapkan semakin memahami pentingnya perencanaan sebelum membangun sebuah usaha.
Selain itu, pengetahuan mengenai analisis pasar dan strategi bisnis diharapkan dapat menjadi bekal bagi mahasiswa untuk mengembangkan ide usaha yang lebih terarah, realistis, dan memiliki daya saing.


















