Fst.umsida.ac.id – Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (umsida) menggelar Forum Ta’aruf Mahasiswa Baru (Fortama) 2026 di Aula KH Ahmad Dahlan, GKB 2 Kampus 1 umsida, Sabtu (19/9/2026). Kegiatan ini diikuti oleh 620 mahasiswa baru yang bergabung di lingkungan FST umsida.
Fortama menjadi momentum awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan fakultas, kehidupan akademik, serta berbagai pengalaman yang akan mereka jalani selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi. Kegiatan ini juga memberikan pembekalan mengenai kemampuan akademik dan nonakademik yang dibutuhkan mahasiswa dalam menghadapi perkuliahan hingga dunia profesional.
Dekan FST Tekankan Pentingnya Berani Menghadapi Tantangan

Dekan FST umsida, Ir Iswanto ST MMT IPM, dalam sambutannya mengajak 620 mahasiswa baru untuk tidak mudah menghindari berbagai tantangan selama menjalani perkuliahan. Menurutnya, kehidupan sebagai mahasiswa memiliki tuntutan yang lebih besar sehingga diperlukan kemauan untuk terus belajar dan menghadapi hal-hal yang dianggap sulit.
“Sekarang ini banyak generasi yang tidak suka sesuatu yang ribet dan cenderung tidak mau menghadapi hal-hal yang sulit. Justru saya bangga dengan program-program studi yang dianggap sulit, karena mahasiswa di dalamnya mampu aktif dan menyelesaikan studinya sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan,” ujar Iswanto.
Ia menambahkan bahwa status sebagai mahasiswa juga membawa tanggung jawab dan tuntutan yang lebih besar. Karena itu, mahasiswa baru diharapkan mampu memanfaatkan masa perkuliahan dengan baik serta mempersiapkan diri untuk menghadapi tahap kehidupan berikutnya.
“Ketika sudah menjadi mahasiswa, tentu tuntutannya akan semakin besar. Karena itu, saya berharap adik-adik dapat menjalani proses perkuliahan dengan sungguh-sungguh dan menjadikan apa yang disampaikan hari ini sebagai bekal untuk beberapa tahun ke depan,” lanjutnya.
Alumni Bagikan Pengalaman dari Kampus Menuju Karier Profesional

Selain pembekalan dari pimpinan fakultas, Fortama FST 2026 juga menghadirkan Fatmawati Fajrin ST sebagai alumni sukses. Melalui materi bertajuk “From Campus to Professional Career”, Fatmawati membagikan pengalaman perjalanan dari dunia perkuliahan menuju karier profesional.
Dalam pemaparannya, mahasiswa diperkenalkan pada sejumlah kemampuan yang dapat dikembangkan selama menjalani perkuliahan. Beberapa di antaranya meliputi analytical thinking, ergonomics, problem solving, continuous improvement, serta communication and teamwork.
Fatmawati menekankan bahwa pengalaman selama kuliah dapat menjadi bekal penting untuk menghadapi dunia kerja. “Kuliah bukan hanya tentang mendapatkan gelar, tetapi juga bagaimana kita membangun cara berpikir, menyelesaikan masalah, terus berkembang, dan mampu bekerja sama dengan orang lain,” ujar Fatmawati.
Menurutnya, mahasiswa perlu mulai membangun kemampuan tersebut sejak berada di bangku kuliah. Pengalaman akademik maupun kegiatan di luar perkuliahan dapat menjadi bagian dari proses untuk mempersiapkan diri memasuki dunia profesional.
“Jangan menunggu sampai lulus untuk mempersiapkan karier. Manfaatkan masa kuliah untuk belajar, mencoba berbagai hal, membangun komunikasi, dan mengembangkan kemampuan yang nantinya dibutuhkan di dunia kerja,” lanjutnya.
Melalui sesi tersebut, mahasiswa baru FST umsida diharapkan memperoleh gambaran mengenai perjalanan dari lingkungan kampus menuju dunia profesional sekaligus memahami keterampilan yang perlu mulai dikembangkan sejak awal perkuliahan.
Kostum Penuh Makna Raih Best Costume

Tidak hanya pembekalan akademik dan karier, Fortama FST 2026 juga diwarnai dengan apresiasi kreativitas mahasiswa baru melalui penghargaan Best Costume.
Salah satu mahasiswa Teknik Mesin, Dennis, berhasil meraih penghargaan tersebut. Kostum yang dikenakannya memiliki cerita personal karena merupakan pakaian peninggalan sang ayah.
“Ini baju peninggalan bapak saya. Jadi, saya merasa bangga bisa terpilih menjadi Best Costume,” ungkap Dennis.
Ia menjelaskan bahwa pilihan kostum tersebut juga terinspirasi dari aktivitasnya sebagai mekanik dan pekerjaannya di bengkel. Dennis mengaku tidak membutuhkan waktu lama untuk mempersiapkan kostum tersebut.
“Karena dari saya sendiri, saya kerja di mekanik, kerja di bengkel,” jelasnya.
Dengan diikuti 620 mahasiswa baru, Fortama FST 2026 menjadi langkah awal bagi mahasiswa untuk mengenal lingkungan fakultas sekaligus mempersiapkan diri menghadapi perjalanan akademik dan dunia profesional.
Penulis: Annifa Umma’yah Bassiroh


















