Fst.umsida.ac.id – Wisudawan terbaik Fakultas Sains dan Teknologi Umsida, Puspita Della Aini, berhasil mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih IPK sempurna 4.00 dan menyelesaikan studi dalam waktu 3,5 tahun.
Capaian tersebut menjadi bukti dari ketekunan, kedisiplinan, serta komitmen Puspita selama menjalani proses perkuliahan.
Bagi perempuan yang akrab disapa Puspita ini, menjadi wisudawan terbaik bukan hanya tentang nilai akademik, tetapi juga tentang proses panjang yang dilalui dengan kerja keras, doa, dan semangat untuk terus berkembang.
Rasa Syukur atas Capaian Terbaik
Puspita mengaku sangat bersyukur dan bangga atas penghargaan yang ia terima. Menurutnya, menjadi wisudawan terbaik merupakan pengalaman yang sangat membahagiakan sekaligus menjadi motivasi untuk melangkah lebih jauh.
“Menjadi wisudawan terbaik merupakan pengalaman yang sangat membahagiakan dan membanggakan. Saya merasa bersyukur karena kerja keras dan doa selama menempuh pendidikan membuahkan hasil yang baik,” ungkapnya.
Ia menambahkan, penghargaan tersebut menjadi dorongan baginya untuk terus belajar dan memberikan kontribusi positif di masa depan. Selama kuliah, Puspita memilih untuk fokus pada perkuliahan agar dapat mengikuti proses pembelajaran secara optimal. Ia tidak menjalani kuliah sambil bekerja, karena ingin menyelesaikan setiap tanggung jawab akademik dengan maksimal.
Aktif Berorganisasi dan Konsisten Belajar
Di tengah kesibukannya sebagai mahasiswa, Puspita juga aktif mengikuti organisasi. Ia pernah bergabung dalam Himpunan Mahasiswa Teknologi Pangan (Himatepa) sebagai anggota Divisi Kewirausahaan serta Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas (BEM-Fa) sebagai anggota Departemen Dalam Negeri.
Pengalaman organisasi tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan kuliahnya. Melalui organisasi, ia belajar berkomunikasi, bekerja sama, serta mengatur waktu dengan lebih baik. Meski demikian, Puspita tetap menjadikan akademik sebagai prioritas utama.
Dalam mengerjakan tugas kuliah, ia memiliki strategi tersendiri. Puspita terbiasa membuat jadwal, memahami instruksi dosen, mencari referensi yang tepercaya, dan menyelesaikan tugas tepat waktu.
“Saya juga selalu meninjau kembali hasil pekerjaan agar lebih rapi, akurat, dan sesuai dengan ketentuan,” jelasnya.
Kebiasaan membaca juga menjadi salah satu hal yang mendukung proses belajarnya. Dengan membaca, ia dapat memperluas wawasan dan memperdalam pemahaman terhadap materi perkuliahan.
Dukungan Dosen dan Teman Jadi Penyemangat
Selama menempuh studi di Umsida, Puspita merasakan banyak pengalaman berharga. Ia mengaku semangatnya tumbuh dari kesempatan untuk terus belajar, dukungan dosen, teman-teman, serta berbagai kegiatan akademik dan organisasi yang ia ikuti.
“Hal-hal yang membuat saya bersemangat selama kuliah di Umsida adalah kesempatan untuk terus belajar, dukungan dari dosen dan teman-teman, serta pengalaman mengikuti berbagai kegiatan akademik dan organisasi,” tuturnya.
Meski perjalanan kuliah tidak selalu mudah, Puspita menjadikan setiap tantangan sebagai pelajaran. Ia pernah menghadapi kesulitan dalam membagi waktu antara kuliah, tugas, dan aktivitas lainnya. Namun, dari proses tersebut ia belajar menjadi pribadi yang lebih disiplin, tangguh, dan bertanggung jawab.
Kepada mahasiswa Umsida, Puspita berpesan agar memanfaatkan masa kuliah dengan sebaik mungkin. Menurutnya, konsistensi belajar, disiplin mengatur waktu, serta keberanian untuk berdiskusi dengan dosen maupun teman menjadi kunci penting dalam menyelesaikan studi.
“Jangan ragu untuk aktif berdiskusi, mengikuti kegiatan yang bermanfaat, serta menjaga keseimbangan antara akademik, organisasi, dan kesehatan. Tetap semangat, tekun, dan percaya pada proses karena setiap usaha akan membawa hasil yang baik,” pesannya.


















