Fst.umsida.ac.id – Tim Jenggolo Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida ) resmi dilepas untuk mengikuti ajang Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2026 yang akan berlangsung di Universitas Negeri Jember. Kegiatan pelepasan dilaksanakan di Ruang Rapat Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Kampus 2 UMSIDA, sebagai bentuk dukungan universitas terhadap pengembangan inovasi mahasiswa di bidang teknologi kendaraan hemat energi.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Dekan FST Umsida Ir Iswanto ST MMT IPM Asean Eng, jajaran pimpinan fakultas, dosen pembimbing, serta anggota Tim Jenggolo. Dalam kesempatan tersebut, Ketua Tim Jenggolo Ryan Prasetyo Chinamat memaparkan kesiapan tim sekaligus memperkenalkan inovasi kendaraan yang akan digunakan dalam kompetisi nasional tersebut.
Dekan FST Umsida Berikan Dukungan dan Motivasi Tim Jenggolo
Dalam sambutannya, Dekan FST Umsida Ir Iswanto menyampaikan apresiasi atas perjuangan Tim Jenggolo yang telah melewati berbagai tahapan seleksi KMHE, mulai dari administrasi, proposal, hingga video presentasi.
Menurutnya, tahapan selanjutnya yang harus dipersiapkan adalah technical inspection, yaitu proses pemeriksaan kelayakan kendaraan sebelum mengikuti perlombaan.
“Karena beberapa tahapan sudah dilewati, kami berharap Tim Jenggolo dapat menjalani proses berikutnya dengan baik. Mohon doa dan dukungan dari seluruh sivitas akademika FST agar tim mampu memberikan hasil terbaik,” ungkapnya.
Ia juga berpesan agar mahasiswa tidak hanya mengandalkan kemampuan teknis, tetapi juga memperkuat doa dan meminta restu kepada orang tua sebelum bertanding.
Dekan FST Umsida menambahkan bahwa keberangkatan Tim Jenggolo menjadi momentum untuk menunjukkan berbagai inovasi mahasiswa Umsida kepada masyarakat luas.
“Di era sekarang, perjuangan mahasiswa juga perlu dikemas menjadi informasi yang menarik agar masyarakat mengetahui bahwa Umsida memiliki mahasiswa yang kreatif, inovatif, dan mampu bersaing,” jelasnya.
Persiapan Teknis dan Evaluasi Menjadi Kunci Performa Tim
Sementara itu, dosen pembimbing Tim Jenggolo Dr Ir Mulyadi, ST MT menyampaikan bahwa keikutsertaan Tim Jenggolo dalam KMHE bukanlah pengalaman pertama. Tim telah melalui berbagai proses kompetisi sebelumnya sehingga memiliki pengalaman dalam menghadapi tantangan perlombaan.
Menurutnya, pengalaman dari tim sebelumnya perlu menjadi pembelajaran yang dapat diteruskan kepada generasi berikutnya.
“Yang perlu dibangun adalah bagaimana pengalaman dari tim sebelumnya dapat ditransfer kepada tim berikutnya. Hal tersebut harus menjadi tradisi agar pengembangan tim terus berkelanjutan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan mahasiswa agar memperhatikan aspek teknis kendaraan, mulai dari kesiapan komponen, proses pengiriman kendaraan, hingga koordinasi antaranggota tim selama kompetisi berlangsung.
“Jangan sampai kendala yang pernah terjadi sebelumnya terulang kembali. Kendaraan harus benar-benar siap bertanding dan setiap permasalahan harus segera dikomunikasikan demi keberhasilan bersama,” tambahnya.
Arshaka V2, Inovasi Kendaraan Hemat Energi Tim Jenggolo

Dalam sesi presentasi, Ketua Tim Jenggolo Ryan Prasetyo Chinamat menjelaskan inovasi kendaraan hemat energi yang akan dibawa dalam KMHE 2026, yaitu Arshaka V2.
Ryan menjelaskan bahwa nama Arshaka memiliki filosofi yang berasal dari bahasa Sanskerta. Arshaka dimaknai sebagai sosok pemimpin yang berani dan memiliki cahaya terang.
“Melalui nama Arshaka, kami berharap kendaraan ini menjadi simbol keberanian tim dalam menghadapi tantangan serta semangat untuk meraih prestasi,” jelas Ryan.
Arshaka V2 dikembangkan melalui berbagai penyempurnaan, terutama pada bagian struktur bodi dan chassis kendaraan. Tim melakukan pengembangan desain untuk meningkatkan efisiensi, kestabilan, serta performa kendaraan saat digunakan dalam kompetisi.
Selain pengembangan struktur kendaraan, Tim Jenggolo juga melakukan peningkatan pada sistem pendukung kendaraan, termasuk optimalisasi komponen agar mampu menghasilkan efisiensi energi yang lebih baik.
Melalui inovasi Arshaka V2, Tim Jenggolo Umsida optimistis dapat memberikan performa terbaik dan membawa nama Universitas Muhammadiyah Sidoarjo dalam ajang kompetisi kendaraan hemat energi tingkat nasional.
Penulis: Annifa Umma’yah Bassiroh


















