Dosen Umsida dan Unusida Kenalkan Coding Scratch kepada Siswa MI Al Hikmah Mojosari

Fst.umsida.ac.id – Pembelajaran coding tidak selalu berkaitan dengan barisan kode yang rumit. Guru dan siswa MI Muhammadiyah Al Hikmah Mojosari, Mojokerto, justru belajar pemrograman melalui animasi dan permainan interaktif menggunakan platform Scratch.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk “Pendampingan Pembelajaran Coding Berbasis Scratch untuk Guru dan Siswa MI Muhammadiyah Al Hikmah Mojosari: Peningkatan Literasi Digital dan Computational Thinking.”, Sabtu (01/08/2026).

Program ini dilaksanakan oleh dosen Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) bersama Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (Unusida).

Tim PkM diketuai oleh Dr Hindarto SKom MT dengan anggota Vanda Rezania SPsi MPd dari Umsida dan Neny Kurniati SKom MT dari Unusida. Kegiatan juga melibatkan lima mahasiswa Program Studi Informatika Umsida yang mendampingi guru dan siswa selama pelatihan.

Coding Scratch untuk Siswa MI Lebih Mudah Dipahami

Melalui Scratch, peserta dikenalkan pada konsep dasar pemrograman menggunakan pendekatan visual berbasis blok. Siswa tidak perlu mengetik barisan kode karena setiap perintah disusun dalam bentuk balok berwarna.

Pendekatan tersebut membuat materi coding Scratch untuk siswa MI menjadi lebih menarik dan mudah dipahami. Para siswa belajar mengatur gerakan karakter, menambahkan suara, membuat animasi sederhana, dan mengembangkan permainan interaktif.

Ketua tim PkM, Dr Hindarto, menjelaskan bahwa pembelajaran Scratch tidak hanya bertujuan mengenalkan teknologi. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kemampuan berpikir komputasional atau computational thinking sejak dini.

“Anak-anak belajar berpikir runtut, memecahkan masalah, bekerja sama, dan menuangkan ide kreatif mereka dalam bentuk karya digital. Kemampuan ini menjadi bekal penting untuk menghadapi tantangan masa depan,” ujarnya.

Antusiasme siswa terlihat sejak pelatihan pertama. Mereka yang sebelumnya lebih banyak menggunakan teknologi untuk menonton atau bermain mulai memahami proses di balik pembuatan animasi dan permainan digital.

Siswa juga diberi kesempatan membuat proyek sendiri. Pada akhir kegiatan, beberapa siswa mampu mempresentasikan karya digital di hadapan guru dan teman-temannya.

Belajar Sambil Bermain Tumbuhkan Kreativitas

Anggota tim PkM, Vanda Rezania, mengatakan bahwa pendekatan belajar sambil bermain membuat materi coding lebih mudah diterima oleh siswa sekolah dasar.

“Scratch memberikan ruang bagi anak untuk berimajinasi dan bereksperimen. Saat mereka menikmati proses belajar, kreativitas dan rasa percaya diri akan tumbuh secara alami,” ungkapnya.

Dalam proses membuat proyek, siswa juga belajar menghadapi kesalahan. Ketika animasi atau permainan tidak berjalan sesuai rencana, mereka diarahkan untuk mencari penyebab dan memperbaiki susunan blok perintah.

Proses tersebut membantu siswa melatih ketekunan, logika, dan kemampuan memecahkan masalah. Kegiatan kelompok juga mengajarkan mereka untuk berkomunikasi dan bekerja sama.

Tidak hanya siswa, para guru turut memperoleh pengalaman dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai media pembelajaran. Pendampingan ini diharapkan dapat membantu guru mengembangkan pembelajaran yang lebih kreatif, interaktif, dan sesuai dengan perkembangan teknologi.

Kolaborasi Umsida dan Unusida Perkuat Literasi Digital

Kepala MI Muhammadiyah Al Hikmah Mojosari, Nur Faridah SPdI, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, program ini memberikan pengalaman baru bagi guru dan siswa dalam memanfaatkan teknologi secara edukatif.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat karena memberikan wawasan baru tentang pembelajaran digital sekaligus membekali siswa dengan kemampuan berpikir kritis dan kreatif sejak dini,” tuturnya.

Apresiasi juga disampaikan oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah Mojosari. Kolaborasi antara Umsida dan Unusida dinilai menjadi bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah Muhammadiyah.

Melalui program tersebut, coding diperkenalkan bukan sekadar sebagai keterampilan teknis. Pembelajaran Scratch juga digunakan untuk melatih cara berpikir logis, kreativitas, kerja sama, keberanian, dan kemampuan menyelesaikan masalah.

Kolaborasi Umsida, Unusida, dan MI Muhammadiyah Al Hikmah Mojosari menunjukkan bahwa penguatan literasi digital dapat dimulai sejak pendidikan dasar melalui pembelajaran yang sederhana dan menyenangkan.

Penulis: Annifa Umma’yah Bassiroh

Bertita Terkini

Umsida Sambut Kunjungan International Student Mobility Universiti Sultan Zainal Abidin
November 7, 2026By
FST Umsida Kenalkan Teknik Industri, Sains Data, dan Teknologi Pangan di SMKN 1 Situbondo
November 4, 2026By
Kuliah Tamu Teknik Mesin Umsida Bahas Pengembangan Material untuk Bidang Kesehatan
November 3, 2026By
ASLAB FST Umsida Gelar Workshop AI untuk Tingkatkan Kreativitas Mahasiswa Informatika
November 2, 2026By
BEM dan BPH HIMA FST Umsida Resmi Dilantik, Siap Menjadi Wadah Aspirasi Mahasiswa
November 2, 2026By
Tingkatkan Kualitas Riset, Dosen Umsida Ikuti Program Diaspora Berdampak
October 30, 2026By
Program Diaspora Berdampak Sesi 3, Peserta Praktik Langsung Menyusun Proposal Penelitian Internasional
October 30, 2026By
Wisudawan FST Umsida Kembangkan TUCUMA STORE, Usaha Mahasiswa Lolos P2MW 2024
October 28, 2026By

Prestasi

Wisudawan FST Umsida Kembangkan TUCUMA STORE, Usaha Mahasiswa Lolos P2MW 2024
October 28, 2026By
Tarisya Rhahma Wibowo, Mahasiswa Terbaik FST Umsida dengan IPK 3,91 yang Lolos PKM
October 27, 2026By
Mahasiswa Umsida Raih Juara 1 Karate Nasional di UMM Malang
May 13, 2026By
Syalwa Mahasiswa Agroteknologi Umsida Raih Juara 1 di Paku Bumi Open 2026
April 12, 2026By
Percaya Diri Tanpa Ragu, Mahasiswa UmsidaTunjukkan Mental Tanding di Paku Bumi Open 2026
April 11, 2026By
Atlet Umsida Bawa Pulang 3 Medali Sekaligus di Ajang SLC Cup 2026
April 10, 2026By
IMEI Team Umsida Juara 1 Battery Electric di Shell Eco-Marathon Qatar 2026
February 7, 2026By
Torehkan Prestasi Nasional, Mahasiswa Teknik Mesin Umsida Sabet Juara 2 Kejurnas Jujitsu Piala KONI
February 1, 2026By