Dosen Umsida Bagikan Strategi Raih Hibah RIIM BRIN di Universitas Panca Marga

Fst.umsida.ac.id – Dosen Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida), Dr Ir Jamaaluddin MM, menjadi pemateri dalam kegiatan Sosialisasi Hibah RIIM BRIN 2026 yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Panca Marga (UPM) Probolinggo pada Selasa (09/06/2026).

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan kampus UPM tersebut dibuka secara resmi oleh Rektor UPM, Dr H Moh Saiful Bahri SE MM.

Dalam sambutannya, pimpinan universitas menyampaikan pentingnya penguatan budaya riset dan peningkatan kualitas proposal penelitian agar mampu bersaing dalam berbagai skema pendanaan nasional.

Sosialisasi ini diikuti oleh dosen dan sivitas akademika UPM yang ingin meningkatkan kemampuan dalam menyusun proposal penelitian, khususnya untuk program pendanaan Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju (RIIM) BRIN.

Memulai Riset dari Permasalahan Nyata

Dalam paparannya, Dr Jamaaluddin menjelaskan bahwa langkah pertama untuk menghasilkan penelitian yang berkualitas adalah menemukan permasalahan yang relevan dan memiliki dampak nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, ide penelitian tidak harus berasal dari hal yang rumit, melainkan dapat dimulai dari fenomena yang ditemukan di lingkungan sekitar, kebutuhan industri, maupun permasalahan yang berkembang di masyarakat.

“Riset yang baik selalu berangkat dari masalah yang jelas dan memiliki urgensi untuk diselesaikan. Oleh karena itu, peneliti harus mampu mengidentifikasi persoalan, mencari celah penelitian sebelumnya, lalu menawarkan solusi yang inovatif,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya melakukan kajian literatur secara mendalam sebelum menyusun proposal penelitian.

Melalui studi pustaka yang kuat, peneliti dapat mengetahui perkembangan penelitian terkini sekaligus menemukan novelty atau kebaruan yang menjadi nilai tambah dalam sebuah proposal.

Selain itu, Dr Jamaaluddin mengajak para dosen untuk membangun kolaborasi riset dengan berbagai pihak, baik antarperguruan tinggi maupun dengan mitra industri.

Kolaborasi dinilai dapat memperkuat kualitas penelitian serta meningkatkan peluang mendapatkan pendanaan.

Strategi Sukses Meraih Hibah RIIM BRIN

Pada sesi berikutnya, Dr Jamaaluddin membagikan berbagai pengalaman dan strategi dalam memperoleh pendanaan penelitian dari BRIN dan LPDP.

Ia menjelaskan bahwa keberhasilan memperoleh hibah tidak hanya ditentukan oleh kualitas ide penelitian, tetapi juga kemampuan peneliti dalam menyusun proposal yang sistematis, terukur, dan sesuai dengan panduan yang ditetapkan oleh pemberi dana.

Beberapa aspek penting yang harus diperhatikan meliputi kejelasan tujuan penelitian, metodologi yang tepat, luaran yang terukur, serta kontribusi hasil penelitian terhadap pengembangan ilmu pengetahuan maupun kebutuhan masyarakat.

“Proposal harus mampu menunjukkan bahwa penelitian yang diajukan memiliki manfaat yang jelas, realistis untuk dilaksanakan, dan berpotensi memberikan dampak yang signifikan,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan peserta untuk memperhatikan setiap detail administrasi dan persyaratan teknis yang ditetapkan dalam panduan hibah.

Banyak proposal yang sebenarnya memiliki ide bagus, namun gagal lolos karena kurang cermat dalam memenuhi ketentuan yang berlaku.

Dorong Peningkatan Kualitas Penelitian Dosen

Kegiatan sosialisasi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dari peserta terkait penyusunan proposal, pemilihan topik penelitian, hingga strategi meningkatkan peluang lolos pendanaan RIIM BRIN.

Melalui kegiatan ini, LPPM UPM berharap dapat meningkatkan kompetensi dosen dalam bidang penelitian sekaligus mendorong lahirnya proposal-proposal berkualitas yang mampu memperoleh pendanaan nasional.

Dr Jamaaluddin menyampaikan apresiasinya kepada UPM atas kesempatan berbagi pengalaman dengan para dosen dan peneliti.

Ia berharap materi yang disampaikan dapat menjadi bekal bagi sivitas akademika UPM dalam mengembangkan budaya riset yang semakin kuat.

“Semoga kegiatan ini memberikan manfaat dan menjadi motivasi bagi para dosen untuk terus menghasilkan penelitian yang berkualitas serta mampu berkontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan kemajuan bangsa,” tuturnya.

Penulis: Annifa Umma’yah Bassiroh

Bertita Terkini

Seminar Pojok Statistik Umsida Bahas Wearables untuk Pengukuran Kekuatan Otot
September 4, 2026By
Umsida dan UMG Perkuat Kurikulum Teknologi Pangan Berbasis Keunggulan Lokal
September 2, 2026By
Aslab Agroteknologi Umsida Pelajari Pengelolaan Laboratorium Pertanian di BRMP Jestro
August 31, 2026By
Agroteknologi Umsida Padukan Filosofi Jawa dan Teknologi untuk Pertanian Berkelanjutan
August 27, 2026By
FST Umsida Gandeng BUMD Hilirisasi Empat Inovasi Energi Surya
August 19, 2026By
Diseminasi KILAB 2026 Umsida Tampilkan Tiga Inovasi Laboran
August 13, 2026By
Coding Tak Lagi Rumit, Dr Hindarto Umsida Kenalkan Scratch kepada Guru MI Al Hikmah
August 7, 2026By
Dosen Umsida dan Unusida Kenalkan Coding Scratch kepada Siswa MI Al Hikmah Mojosari
August 6, 2026By

Prestasi

Mahasiswa Umsida Raih Juara 1 Karate Nasional di UMM Malang
May 13, 2026By
Syalwa Mahasiswa Agroteknologi Umsida Raih Juara 1 di Paku Bumi Open 2026
April 12, 2026By
Percaya Diri Tanpa Ragu, Mahasiswa UmsidaTunjukkan Mental Tanding di Paku Bumi Open 2026
April 11, 2026By
Atlet Umsida Bawa Pulang 3 Medali Sekaligus di Ajang SLC Cup 2026
April 10, 2026By
IMEI Team Umsida Juara 1 Battery Electric di Shell Eco-Marathon Qatar 2026
February 7, 2026By
Torehkan Prestasi Nasional, Mahasiswa Teknik Mesin Umsida Sabet Juara 2 Kejurnas Jujitsu Piala KONI
February 1, 2026By
Mahasiswa Ini Sabet 2 Emas di Kejuaraan Ju Jitsu Nasional, Kini Persiapkan Diri ke Jepang
January 29, 2026By
Siap Bertanding di Shell Eco Marathon Qatar 2026, Tim IMEI Umsida Resmi Diberangkatkan
January 22, 2026By