Fst.umsida.ac.id – Program Studi (Prodi) Agroteknologi Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengembangan Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (PATPH) Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur. Jumat, (8/5/2026)
Kesepakatan ini dikukuhkan melalui penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) yang berfokus pada penguatan kualitas pendidikan dan inovasi di sektor agribisnis.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh jajaran struktural FST Umsida, termasuk Dekan FST dan Ketua Program Studi Agroteknologi.
Kehadiran para pimpinan fakultas ini menegaskan komitmen institusi dalam mendukung implementasi kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) serta peningkatan kualitas Tridharma Perguruan Tinggi.
Penelitian dan Pengembangan Inovasi
Ruang lingkup utama dari perjanjian ini mencakup berbagai aspek krusial, mulai dari bidang penelitian bersama hingga pengembangan inovasi pelayanan publik.
Kedua belah pihak sepakat bahwa kolaborasi antara akademisi dan praktisi di lapangan sangat penting untuk menjawab tantangan sektor pertanian di masa depan.
Dr M Abror SP MM, selaku Ketua Prodi Agroteknologi sekaligus pihak yang menandatangani dokumen ini, menyatakan bahwa kerja sama ini merupakan landasan bagi PARA PIHAK untuk saling menunjang sebagai mitra dalam meningkatkan kualitas kinerja.
Pernyataan senada juga tertuang dalam dokumen perjanjian yang menyebutkan bahwa kolaborasi ini mencakup “pelaksanaan kaji terap teknologi serta pengembangan agribisnis tanaman pangan dan hortikultura, tugas ketatausahaan serta pelayanan masyarakat”.
Dengan adanya MoA ini, mahasiswa Agroteknologi Umsida diharapkan mendapatkan akses yang lebih luas untuk terlibat dalam riset-riset aplikatif yang relevan dengan kebutuhan industri pertanian saat ini
Implementasi Magang MBKM dan Pengabdian Masyarakat

Selain riset, poin penting lainnya dalam kesepakatan ini adalah fasilitasi kegiatan mahasiswa untuk belajar di luar kampus melalui program magang dan seminar.
Perwakilan dari pihak mitra, Trias Ari Wicaksono SE MM, selaku Kepala UPT Pengembangan Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura, secara resmi menandatangani kesepakatan ini sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan sumber daya manusia di Jawa Timur.
MoA ini direncanakan berlaku untuk jangka waktu lima tahun ke depan, yang memungkinkan adanya program berkelanjutan antara kedua instansi.
Kerjasama ini tidak hanya berhenti pada penandatanganan dokumen, namun akan segera ditindaklanjuti dengan pembentukan tim koordinasi teknis paling lambat enam bulan setelah kesepakatan ini dimulai.
Hal ini dilakukan agar setiap butir perjanjian, termasuk pengabdian kepada masyarakat, dapat terlaksana secara terukur dan memberikan dampak nyata.
Membangun Ekosistem Pertanian Berkelanjutan di Jawa Timur

Melalui kemitraan ini, FST Umsida dan UPT PATPH Jatim berkomitmen untuk menciptakan ekosistem pertanian yang lebih modern melalui publikasi ilmiah dan penerbitan buku bersama.
Dalam dokumen MoA disebutkan bahwa “Segala perselisihan yang timbul sebagai akibat dari pelaksanaan kerjasama ini akan diselesaikan oleh PARA PIHAK secara musyawarah untuk mufakat,” yang menunjukkan semangat kekeluargaan dan profesionalisme dalam menjalin hubungan jangka panjang.
Dengan alamat operasional mitra yang berlokasi di Surabaya dan Sidoarjo, aksesibilitas untuk koordinasi lapangan diharapkan menjadi lebih mudah dan efisien.
Perjanjian ini ditutup dengan harapan besar bahwa sinergi antara dunia pendidikan dan instansi pemerintah ini dapat menjadi katalisator bagi kemajuan agribisnis di wilayah Jawa Timur, sekaligus mencetak lulusan agroteknologi yang kompeten dan siap kerja.
Penulis: Annifa Umma’yah Bassiroh
















