Fst.umsida.ac.id – Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) melakukan aksi sosial dengan mengadakan lomba menggambar kaligrafi dan santunan untuk anak-anak di Panti Asuhan Istiqomah, Sidoarjo, pada Sabtu (22/03/25).
Kebersamaan dalam Kegiatan Sosial
Acara ini dihadiri oleh Kemahasiswaan Fakultas Sains dan Teknologi, delegasi Himmpas dan IMM, anak-anak panti asuhan dan pengurus panti, serta seluruh anggota BEM FST. Acara diawali dengan keberangkatan panitia dan delegasi menuju lokasi panti asuhan pukul 14.00 WIB. Setibanya di sana, panitia melakukan berbagai persiapan untuk memastikan acara berjalan dengan lancar.
Baca Juga: Prodi Agroteknologi Umsida Gelar Edufair 2025, Dorong Hidroponik Sebagai Solusi Pertanian Masa Depan
Tepat pukul 15.00 WIB, acara resmi dibuka dengan sambutan dari Wakil Ketua BEM Fakultas Sains dan Teknologi Umsida. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya kepedulian sosial dan kebersamaan sebagai bagian dari nilai-nilai kemanusiaan.
“Kegiatan ini bukan hanya tentang berbagi materi, tetapi juga tentang berbagi kebahagiaan dan perhatian kepada adik-adik di Panti Asuhan Istiqomah. Kami berharap acara ini bisa memberikan manfaat dan semangat bagi mereka,” ujar Rafdi selaku Wakil Ketua BEM FST Umsida.
Selanjutnya, sambutan juga disampaikan oleh perwakilan pengurus panti asuhan yang menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian mahasiswa Umsida.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Semoga silaturahmi ini terus berlanjut dan membawa keberkahan bagi kita semua,” ungkap Kak Sholeh selaku perwakilan pengurus dari pihak panti.
Img: Istimewa
Setelah sesi pembukaan, acara dilanjutkan dengan lomba kaligrafi yang diikuti oleh anak-anak panti asuhan. Mereka dengan penuh antusias menunjukkan kreativitas dan kemampuan dalam menulis serta menggambar huruf-huruf Arab yang indah. Lomba ini berlangsung selama satu jam, mulai pukul 16.00 hingga 17.00 WIB.
Kemudian, acara berlanjut dengan sesi kultum yang diisi dengan tausiyah singkat tentang kisah-kisah para nabi oleh Kak Amin. Mulai dari Nabi Ibrahim, Nabi Musa, Nabi Yunus, dan Nabi Ismail dengan masing-masing mukjizat yang dimiliki. Anak-anak dengan khidmat dan bersemangat mendengarkan tausiah yang diberikan. Tausiyah ini memberikan motivasi kepada anak-anak panti asuhan agar tetap sabar dalam menjalani kehidupan dan selalu bersyukur dalam segala keadaan.
Setelah itu, pukul 17.20 WIB, peserta dan panitia melakukan ice breaking dan games sederhana. Panitia memberikan beberapa pertanyaan kepada para peserta, dan memberikan mini doorprize kepada peserta yang bisa menjawab. Suasana ceria dan penuh antusias dari peserta menyelimuti ruangan.
Santunan dan Kepedulian untuk Anak Panti Asuhan
Img: Istimewa
Menjelang waktu berbuka, seluruh peserta berkumpul untuk menikmati hidangan buka puasa yang telah disediakan. Kegiatan ini menjadi momen kebersamaan yang hangat antara mahasiswa dan anak-anak panti. Setelah itu, mereka bersama-sama melaksanakan sholat Maghrib berjamaah.
Sebagai bentuk apresiasi, panitia memberikan hadiah kepada 3 pemenang lomba kaligrafi yang memiliki gambar terbaik. Selain itu, BEM FST dengan diwakili Pak Boy juga menyerahkan bantuan berupa sembako dan santunan kepada pihak panti asuhan.
“Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban dan memberikan kebahagiaan bagi anak-anak di sini,” ujar Pak Boy selaku Kemahasiswaan FST.
Baca Juga: Pengenalan Aksara Lota Ende Kini Lebih Mudah Berkat Teknologi Deep Learning
Menjalin Silaturahmi dan Nilai Kepedulian
Kegiatan sosial ini resmi ditutup pada pukul 19.00 WIB. Sebelum pulang, para mahasiswa menyempatkan diri untuk berbincang dan berfoto bersama anak-anak panti asuhan.
Acara ini tidak hanya memberikan manfaat bagi anak-anak panti asuhan, tetapi juga menjadi pengalaman berharga bagi para mahasiswa dalam menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial. Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kebahagiaan, motivasi, serta pengalaman berharga bagi anak-anak panti agar mereka merasa diperhatikan dan didukung dalam menjalani kehidupan.
Acara ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk belajar berbagi, memperkuat nilai-nilai kemanusiaan, serta menjalin silaturahmi yang diharapkan terus berlanjut di masa depan.
“Aku sangat senang bisa ikut serta dalam lomba kaligrafi dan mendengarkan tausiah tentang kisah para nabi karena sangat seru. Semoga ke depannya, acara seperti ini bisa terus diadakan,” ujar Naura salah satu peserta.
Dengan penuh harapan, acara bakti sosial ini diakhiri dengan kebersamaan dan doa agar silaturahmi antara mahasiswa Umsida dan Panti Asuhan Istiqomah terus terjalin di masa mendatang.
Penulis: Aisyah Nurkhaliza
Editor: Uba