Fst.umsida.ac.id – Kegiatan Road Show Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo ( FST Umsida) mengadakan pelatihan koding untuk para guru di SMK Muhammadiyah Sumberrejo Bojonegoro pada Selasa, (26/08/2025).
Pelatihan ini bertujuan untuk memperkenalkan dasar-dasar pemrograman komputer dan membantu guru mengembangkan keterampilan digital yang diperlukan untuk mengajarkan materi koding kepada siswa.
Meningkatkan Keterampilan Digital Guru dalam Pendidikan
Pelatihan dibuka oleh Cindy Taurusta SST MT, dosen Program Studi Informatika Umsida, yang menyampaikan pentingnya keterampilan pemrograman bagi guru, khususnya di era digital ini.
Dalam sambutannya, Cindy menekankan bahwa keterampilan digital sangat penting untuk diterapkan dalam pendidikan, termasuk bagi para pengajar.
“Di dunia pendidikan yang serba digital ini, pemrograman adalah keterampilan dasar yang sangat dibutuhkan, bukan hanya untuk siswa, tetapi juga untuk guru. Pelatihan ini bertujuan memberikan wawasan dan keterampilan dasar dalam pemrograman, yang bisa diterapkan dalam pengajaran di SMK,” jelas Cindy.
Baca Juga: Workshop Web Design untuk Siswa SMK Muhammadiyah Sumberrejo Bojonegoro
Teori dan Simulasi Pembuatan Game Mobil dengan Emulator Web
Setelah pembukaan, sesi pemrograman dimulai dengan Fauzan SKom MKom, yang menjadi pemateri utama dalam sesi pembuatan game mobil.
Fauzan menjelaskan konsep dasar pemrograman game dan bagaimana cara membuat game mobil sederhana menggunakan emulator web. Meskipun materi yang diberikan bersifat teori dan simulasi, Fauzan menjelaskan langkah-langkah membuat game secara jelas.
“Pada sesi ini, kita akan belajar cara membuat game mobil dengan menggunakan emulator web. Ini adalah simulasi pemrograman dasar yang memungkinkan kita untuk membuat game yang sederhana tanpa perlu menggunakan software kompleks. Konsep dasar pemrograman game seperti pengaturan gerakan objek dan interaktivitas dapat kalian pelajari melalui latihan ini,” ungkap Fauzan.
Para guru diberikan pemahaman tentang bagaimana menulis kode dasar untuk membuat objek mobil bergerak, serta cara menggunakan Bootstrap untuk desain responsif yang dapat dijalankan di berbagai perangkat melalui emulator.
Fauzan juga menyarankan agar para guru mengajarkan konsep-konsep dasar ini kepada siswa dengan cara yang mudah dipahami, terutama saat memperkenalkan pemrograman di SMK.
Penutupan Pelatihan dan Harapan untuk Pengembangan Keterampilan Guru
Selama pelatihan, peserta diberi kesempatan untuk mempraktikkan teori yang telah dijelaskan dengan menggunakan emulator web. Para guru diminta untuk mengikuti langkah-langkah untuk membuat game mobil sederhana yang dapat dimainkan langsung di browser, menggunakan kode pemrograman yang telah diajarkan.
“Simulasi ini sangat berguna karena kami bisa langsung melihat hasilnya di browser tanpa harus menginstal perangkat lunak tambahan. Ini juga memberikan gambaran bagi kami tentang bagaimana cara menyederhanakan materi pemrograman agar mudah dipahami siswa,” ungkap salah satu peserta.
Di akhir sesi, Cindy Taurusta mengucapkan terima kasih kepada semua peserta yang telah antusias mengikuti pelatihan.
“Meskipun pelatihan ini hanya mengenai teori dan simulasi, kami berharap ini bisa memberikan wawasan baru kepada para guru tentang bagaimana cara mengajarkan pemrograman dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami,” ujar Cindy.
Pelatihan ini ditutup dengan sesi tanya jawab, yang memberikan kesempatan kepada para peserta untuk berbagi pengalaman dan berdiskusi lebih lanjut seputar materi yang disampaikan.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkaya keterampilan pengajaran guru di SMK Muhammadiyah Sumberrejo, terutama dalam mempersiapkan siswa di bidang teknologi informasi dan pemrograman.
Penulis: Annifa Umma’yah Bassiroh